Apa Itu Add-On Domain pada Control Panel?

9 Oct, 2018 | Ditulis oleh Bayu Adin DomainWebsite

Seiring dengan perkembangan teknologi, semakin banyak orang menaruh ketertarikan untuk melakukan bisnis online. Hanya dengan membuat suatu website yang profesional dan mendapatkan pengunjung, pemiliknya dapat meraih keuntungan jutaan hingga puluhan juta setiap bulannya. Namun, ada banyak hal yang perlu dipelajari agar bisnis online dapat berjalan dengan lancar dan benar-benar menguntungkan.

Ketika mengembangkan suatu website untuk bisnis online, maka kamu harus terlebih dahulu mengerti Manfaat Menggunakan Cloud Hosting. Setelah mengetahui manfaat dari cloud hosting, selanjutnya kamu dapat mempelajari apa itu domain dan apa itu add-on. Domain adalah salah satu elemen terpenting yang perlu kamu ketahui untuk memulai bisnis online dengan menggunakan website. Mari kita pelajari terlebih dahulu domain itu sendiri sebelum kita beranjak ke add on domain. Berikut ini hal-hal dasar untuk diketahui.

Istilah Domain dan Hubungannya Dengan Website

Sebelum kita membahas tentang pengertian add on domain, penting kiranya kamu mengetahui pengertian domain itu sendiri. Domain adalah istilah yang kerap menjadi pertanyaan para pembuat website. Nantinya kamu akan sering menemui istilah ini dan menggunakannya ketika mengembangkan website. Oleh karena itu, sangat penting untuk para pembuat website mengetahui dan memahami apa yang sebenarnya dimaksud dari istilah ini. Mengetahui istilah domain akan membantu menghindarkan kita dari kesalahpahaman saat ingin mengembangkan website. Selain itu, istilah ini sudah merupakan hal yang umum digunakan dalam segala hal yang berhubungan dengan website. Mari kita bahas lebih dahulu mengenai domain.

  1. Apa Yang Dimaksud Dengan Domain Sendiri

Menurut pengertiannya, domain adalah nama unik untuk mengidentifikasi nama suatu website. Ingat, domain disini hanyalah sebuah nama saja. Lebih mudahnya, domain adalah alamat website itu sendiri. Tentunya, ada banyak contoh yang bisa kita ambil, di antaranya meliputi daiserver.com, lazada.com, tokopedia.com, dan sejenisnya. Singkatnya, alamat website kita adalah domain kita. Terkadang masih banyak orang menggunakan istilah alamat website. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan jaman, istilah domain mulai sering digunakan. Karena itulah, perlu kiranya kita biasakan untuk menggunakannya istilah domain juga. Tentu tidak ada salahnya kita mengikuti perkembangan dan melakukannya.

  1. Ekstensi Yang Sering dipilih Untuk Domain

Tahukah Kamu? Sebenarnya, terdapat ekstensi tertentu pada setiap domain yang ada. Ekstensi yang dimaksud disini adalah apa yang kita baca sebagai *.com. Ekstensi ini adalah salah satu dari ekstensi top level domain internasional. Oleh karena itulah, kerap kita temui ekstensi ini di berbagai domain-domain resmi di Internet. Akan tetapi, ini bukanlah satu-satunya domain yang akan kita temui dan dapat kita gunakan untuk website kita. Ekstensi yang lain meliputi *.net, *.org, *.us, *.info, *.name, dan masih banyak lagi. Meski begitu, karena sifatnya yang merupakan top level domain, ekstensi .com tetaplah menjadi pilihan banyak orang sehingga menjadikannya ekstensi yang paling populer saat ini.

  1. Ekstensi Khusus Untuk Satu Negara Tertentu

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya bahwa masih ada beberapa ekstensi yang sudah umum digunakan banyak orang selain *.com. Ekstensi khusus ini diperuntukkan untuk negara-negara tertentu. Sebagai contoh adalah ekstensi *.id, *.my.id, *.co.id, dan sebagainya. Ekstensi khusus ini adalah ekstensi yang diperuntukkan untuk website-website di Indonesia. Contoh yang lain adalah ekstensi *.us yang diperuntukkan untuk website yang berlokasi di Amerika. Hal ini tentu sama seperti nama domain dengan menggunakan ekstensi khusus pada beberapa negara lain.

Namun, kembali lagi bahwa pilihan ekstensi domain ini tetap jatuh pada pemilik domain. Kita dapat memilih ekstensi yang diinginkan. Biasanya eksntensi ini bergantung pada penggunaan websitenya. Jika website kita adalah website organisasi, biasaya menggunakan ekstensi *.org, dan jika website kita merupakan website suatu perusahaan dan ingin lebih dipercaya pada lingkup negara indonesia biasanya menggunakan ekstensi *.co.id.

Nah, sekarang sudahkah Kamu memahami pengertian nama domain dan ekstensinya? Jika sudah, inilah hal dasar yang perlu Kamu ketahui mengenai website.

Pengertian Add-On Domain dan Apa Perbedaannya

Setelah Kamu mengetahui pengertian dari domain, tahukah Kamu apa itu add-on domain? Seperti yang Kamu ketahui, keduanya memiliki nama yang hampir mirip. Akan tetapi, tetunya mereka tidaklah sama sepenuhnya satu sama lain. Jika diartikan, Add-ons Domain yang dimaksud di sini adalah sesuatu yang ditambahkan.

Domain seperti apakah yang ditambahkan?

Bagaimana domain tersebut ditambahkan juga merupakan suatu topik yang perlu kita bahas supaya kamu dapat mengetahui perbedaan antara domain dan Add-on domain.

  1. Pengertian Add-On Domain Untuk Diketahui

Saat ini kita berbicara mengenai jenis domain yang lain akan tetapi, domain ini masih berhubungan erat dengan domain yang kita pelajari sebelumnya. Istilah Add-Ons Domain pada dasarnya digunakan untuk mendefinisikan nama domain tambahan yang ingin kita tambahkan pada suatu hosting. Jika kamu masih bingung untuk perbedaan antara hosting dan domain, yuk lihat kembali artikel yang berjudul “Perbedaan Hosting dan Domain“.

Jika dimisalkan kamu memiliki domain bernama website1.com, kemudian, kamu ingin menambahkan domain lain yaitu website2.com pada 1 hosting yang sama. Maka dengan kondisi seperti ini, kamu dapat menggunakan fitur Add-on Domain yang ada pada hosting. Sehingga dengan hanya 1 hosting saja, kamu dapat menambahkan lebih dari 1 domain atau website, namun dengan catatan selama hosting yang kamu gunakan masih kuat untuk menampung seluruh website kamu.

  1. Hubungan Antara Add On dan Domain Utama

Berbicara mengenai add-on domain dan domain utama, hubungan keduanya tidaklah terbatas pada add-on domain yang menjadi seperti layaknya sub domain dari domain utama. Tahukah Kamu? Keduanya pada dasarnya saling berbagi dalam banyak hal seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Hal yang dibagi di antaranya meliputi diskspace, bandwith, memory, CPU, dan seluruh proses yang ada dalam 1 akun hosting. Sehingga karena sifatnya yang berbagi maka Add-On Domain dan Domain Utama tetap memiliki fungsi dan fitur yang sama.

Kesimpulan

Setelah memahami pengertian antara Add-On Domain dan Domain Utama di atas, maka kita dapat menyimpulkan bahwa domain sesungguhnya adalah nama alamat suatu website. Domain tersebut kemudian menjadi domain utama pada saat kita ingin memesan layanan hosting. Jika suatu saat kita ingin menambahkan domain untuk membuat website yang lain, maka kita dapat menggunakan fitur pada hosting yaitu Add-On Domain. Jumlah dari Add-On domain setiap penyedia hosting tentunya berbeda-beda, ada yang unlimited ada juga yang dibatasi.

Bagaimana dengan Cloud Hosting yang ada di DAISERVER.com?

DAISERVER.com tidak membatasi jumlah website atau domain yang ada dalam 1 akun Cloud Hosting. Namun kami membatasi penggunaan resource seperti Memory, Disk, CPU, dan Process yang dijalankan pada satu waktu. Jika suatu saat kamu membutuhkan resource yang lebih besar untuk menampung website yang lain, maka dengan menggunakan Cloud Hosting kamu dapat melakukan upgrade kapanpun dan dimanapun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ingin Punya Toko Online ? Bikin Websitenya di DAISERVER

Mudah, Nyaman, dan Cepat Prosesnya

Bikin Sekarang

NEWSLETTER